Senin, 12 Maret 2012


A.      Judul penelitian           :      Penerapan metode jigsaw dengan menggunakan handout untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas X2 SMA N 1 Hulu Kuantan tahun ajaran 2011/2012”.

B.       Nama peneliti/NPM    : SALIM/096512327

C.      Pendahuluan

1.1         Latar belakang
























            Berdasarkan observasi dan wawancara yang telah saya lakukan pada tanggal 17 september 2011 dengan guru Rita spd,kelas X SMA NEGERI 1 Hulu kuantan,diperoleh informasi terdapat gejala yang menyebabkan kegitan belajar mengajar (KBM) tidak optimal,gejala tersebut adalah : (a) keterbatasan bahan ajar maupun sumber belajar siswa  (b) guru masih menggunakan ceramah dan diskusi biasa (c) metode guru yang mengajar kurang variasi (d) kurangnya pemanfaatan media belajar (e) siswa pasif kurang bersemangat dalam menyelesaikan tugas serta kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat.

            Berdasarkan latar belakang masalah diatas penulis tertarik melakukan penelitian yang berjudul “Penerapan metode jigsaw dengan menggunakan handout untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas X2 SMA N 1 Hulu Kuantan tahun ajaran 2011/2012”

1.2              Identifikasi masalah
            Penelitian beberapa masalah pada kegiatan belajar megajar yang terjadi pada masalah selama ini yaitu : (a) keterbatasan bahan ajar maupun sumber belajar siswa  (b) guru masih menggunakan ceramah dan diskusi biasa (c) metode guru yang mengajar kurang variasi (d) kurangnya pemanfaatan media belajar (e) siswa pasif kurang bersemangat dalam menyelesaikan tugas serta kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat

1.3              Perumusan masalah
            Masalah yang dikaji dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut : Apakah penerapan metode jigsaw dengan menggunakan handout dapat untuk meningkatkan hasil belajar Biologi siswa kelas X2 SMA N 1 Hulu Kuantan tahun ajaran 2011/2012”.?

1.4              Pembatasan masalah
            Agar peneliti ini lebih terfokus dan sistematis,maka peneliti perlu membatasi permasalahannya yaitu
1.         Penelitian ini menggunakan strategi pembelajaran kooperatif jigsaw media handout untuk menyampaikan konsep-konsep biologi terhadap aktivitas belajar siswa
2.         Penelitian ini dilakukan pada mata pelajaran biologi dengan standar kompetenasi 2.Memahami prinsip-prinsip penelompokam mahkluk hidup,pada Kompetensi Dasar : 2.1 Mendiskripsikan cirri-ciri,replikasi,dan peran virus dalam kehidupan 2.4 Mendiskripsikan cirri-ciri dan jenis-jenis jamur berdasarkan hasil pengamatan,percobaan,dan kajian literatur serta perananya bagi kehidupan .

1.5              Tujuan penelitian
            Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya peningkatan aktivitas belajar Biologi siswa kelas X2 SMA N 1 Hulu Kuantan tahun ajaran 2011/2012 melalui penerapan pembelajaran kooperatif  jigsaw dengan menggunakan handout.

1.6              Defenisi operasional
            Agar tidak terjadi kesalah pahaman menafsirkan judul penelitian ini,maka perumusan perlu penjelasan istilah-istilah yaitu:

1.         Pembelajaran kooperatif
       Pembelajaran kooperatif merupakan suatu pembelajaran dengan penekanan pada aspek social dan menggunakan kelompok-kelompok kecil yang terdiri 4-6 siswa yang heterogen untuk menghasilkan pemikiran dan bertanggung jawab terhadap pencapaian hasil belajar secara individu  maupun kelompok (Slavin,1995)



2.         Pembelajaran kooperatif jigsaw
       Jigsaw adalah pembelajaran kooperatif yang terdiri dari 5-6 siswa dengan kemampuan yang berbeda-beda baik tingkat kemampuan tinggi,sedang,dan rendah serta jika mungkin anggota kelompok berasal dari ras,budaya,suku yang berbeda serta kesetaraan jender dan bekerja sama saling ketergantungan yang positif dan bertanggung jawab atas ketuntasan bagian materi pelajaran yang harus dipelajari dan menyampaikan materi tersebut kepada anggota kelompok yang lain (Arends,2004)

3.         Aktivitas belajar
       Aktivitas belajar adalah suatu yang dilakukan siswa dalam belajar,baik itu aktivitas jasmani maupun rohani sehingga terjadi perubahan tingkah laku (Nasution,1995) Adapun menurut fajaroh dan sigit (2006) adalah saling membantu ,bekerjasama dalam memanfaatkan media,mendiskusikan permasalahan, berusaha memahami materi secara individu,berbagi tugas,mengemukakan pendapat,melakukan Tanya jawab .

4.         Handout
       Handout adalah bahan tertulis yang siapkan oleh seorang guru untuk memperkaya pengetahuan peserta didik atau media cetakan yang meliputi bahan-bahan yang disediakan di atas kertas untuk pengajaran dan informasi belajar. biasanya diambil dari beberapa literatur yang memiliki relevansi dengan materi yang diajarkan/kompetensi dasar dan materi pokok yang harus dikuasai oleh peserta didik.



              BAB II

2.1  Tinjauan teori
                        Pembelajaran kooperatif adalah salah satu bentuk pembelajaran yang berdasarkan paham (membangun pengetahuan siswa). Kontruktivisme adalah proses membangun atau menyusun pengetahuan baru dalam struktur kognitif siswa berdasarkan pengalaman (Sanjaya,2008).Dalam pandangan kontruktivisme pembelajaran harus dikemas menjadi proses “mengkontruksi” bukan “menerima’ pengetahuan.Dalam proses pembelajaran siswa membangun sendiri pengetahuan mereka melalui keterlibatan aktif dalam proses belajar mengajar.siswa menjadi pusat kegiatan bukan guru.Dalam pandangan Kontruktivisme “strategi memperoleh” lebih diutamakan dibandingkan seberapa banyak siswa memperoleh dan mengingat pengetahuan .Oleh karena itu tugas guru adalah memfasilitasi proses tersebut dengan: (1) menjadikan pengetahuan bermakna dan relevan bagi siswa (2) member kesempatan siswa menemukan dan menerapkan idenya sendiri (3) menyadarkan siswa agar menerapkan strategi mereka sendiri dalam belajar (kunandar,2007)
                         Pembelajaran kooperatif merupakan strategi belajar dengan sejumlah siswa sebagai anggota kelompok kecil yang tingkat kemampuannya berbeda.dalam menyelesaikan tugas kelompoknya,setiap siswa anggota kelompok harus saling bekerjasama dan saling membantu untuk memahami materi pelajaran.Dalam pembelajaran kooperatif,belajar dikatakan belum selesai jika salah satu teman dalam kelompok belum menguasai bahan pelajaran (Arends,2004).pembelajaran kooperatif merupakan suatu pembelajaran dengan penekanan pada aspek social.
2.2              Paradigma pembelajaran biologi
                        Sains merupakan pengetahuan yang disusun secara sistematis,yang mengandung pertanyaan,pencarian,pemahaman,serta penyempurnaan jawaban tentang suatu gejala dan karakteristik alam sekitar.sain merupakan suatu kebutuhan yang dicari manusia karena memberikan suatu cara berfikir sebagai suatu struktur pengetahuan yang utuh.Disamping itu sains berkaitan dengan cara mencari tahu,dan proses penemuan tentang alam secara sistematis.sains menggunakan pendekatan empiris melalui pengamatan untuk mencari penjelasan tentang fenomena alam (Mulyasa,2006).

                        Menurut Mulyasa (2006),bekerja secara ilmiah tidak sekedar mengumpulkan fakta,teori,atau proses mental dan keterampilan.tetapi sains merupakan cara-cara memahami gejala alam yang terus berkembang,dan merupakan produk dari keinginan manusia untuk berimajinasi.Hal ini sangatlah menantang dan menarik terutama bagi manusia Indonesia muda usia untuk berfikir secara ilmiah.keberadaan manusia dan mahkluk hidup lain di alam sangatlah bergantung pada prilaku manusia dimuka bumi ini.Hal tersebut perlu dijadikan dasar pertimbangan dalam mengembangkan kurikulum sains,termasuk biologi.
            Elfis (2010), menyebutkan bahwa dalam kegiatan belajar menyebutkan bahwa dalam kegiatan belajar mengajar ada beberapa factor yang terlibat seperti (a) pengelolaan kelas, (b) materi (kermitan dan kesederhanaan serta pengembangan materi) (c) pendekatan dan metode pembelajaran , (d) sumber dan media pembelajaran serta (e) penilaian pencapaian hasil belajar siswa sebagai tolak ukur keberhasilan belajar siswa.




scl


INQUIRI
            CTL
PBM
CBM
  


Media Sumber Belajar
 


















2.1 Metodelogi Penelitian
1. Tempat dan Waktu Penelitian
            Penelitian ini akan dilaksanakan di kelas X2 SMA N 1 Hulu Kuantan tahun ajaran 2011/2012 bulan oktober-november 2011

2. Subjek Penelitian
Subjek dalam penelitian ini adalah  siswa kelas X2 SMA N 1 Hulu Kuantan tahun ajaran 2011/2012 yang berjumlah 30 orang siswa yang mempunyai kemampuan heterogen

3. Metode dan Desain Penelitian
3.1 Metode Penelitian
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian tindakan kelas terdiri dari empat rangkaian kegiatan yang di lakukan dalam siklus berulang.empat kegiatan utama yang ada pada tiap siklus yaitu (1) Perencanaan, (2) Tindakan, (3) Pengamatan (4) refleksi (Arikunto, 2009 ).

3.2 Desain  Penelitian
Berdasarkan tinjauan teori dan latar belakang masalah, kerangka pemikiran teori ini dapat mengimplementasikan penerapan metode jigsaw danmedia handout untuk meningkatkan hasil belajar IPA siswa digunakan rancangan penelitian tindakan kelas yang terlihat pada gambar dibawah ini:


Pembelajaran Biologi
Penerapan metode jigsaw dengan penggunaan  handout terhdaap hasil belajar siswa

Permasalahan :  (a) keterbatasan bahan ajar maupun sumber belajar siswa  (b) guru masih menggunakan ceramah dan diskusi biasa(c) metode guru yang mengajar kurang variasi(d) kurangnya pemanfaatan media belajar(e) siswa pasif kurang bersemangat dalam menyelesaikan tugas serta kurang percaya diri dalam menyampaikan pendapat


Alternatif pemecahan masalah  Penerapan Metode jigsaw dengan Menggunakan handout dapat meningkatkan hasil belajar biologi siswa kelas x2 SMA N 1 Hulu  kuantan Tahun Ajaran 2011/2012

 :
Penerapan jigsaw
Refleksi
Analisis data
Pelaksanaan jigsaw dan observasi
Terselesaikan
Masalah belum terselesaikan
Alternatif pemecahan (rencana tindakan II)
Pelaksanaan tindakan II
Refleksi
Analisis data
Observasi
Terselesaikan

Masalah belum terselesaikan

Siklus selanjutnya
Peningkatan hasil belajar siswa
Siklus I
Siklus II